Ada kesempatan untuk jalan-jalan ke Semarang setelah menghadiri Pernikahan teman satu angkatan, maka saya manfaatkan waktu yang ada untuk berkunjung ke beberapa tempat.
Sebelumnya saya ucapkan Selamat Menempuh Hidup Baru terlebih dahulu kepada teman saya Adisty dan Mas Helmi. Semoga selalu dilimpahkan banyak pelajaran hidup, kebahagiaan dan semakin ditambah Keimanan dan Ketakwaannya. Aamiin ya Rabbal alamin...
Doakan saya juga semoga bisa cepat menyusul yaaa ,,, Hehehe
Mari melihat Semarang dengan beberapa tempat wisatanya ... ^_^. Dimulai dengan tujuan pertama yaitu Lawang Sewu. Pilihan yang katanya kalau pada malam hari menjadi tempat untuk ajang Uka-uka, akhirnya saya bersama teman-teman memutuskan untuk datang kesana pada saat hari masih bersama sinar mentari.
Lawang sewu sendiri adalah museum Kereta api peninggalan jaman Belanda. Cukup membayar tiket sebesar Rp 10.000,- kita sudah dapat masuk ditemani dengan Guide. Sebenarnya dari sepanjang perjalanan Belanda menjajah Indoensia, banyak sekali peninggalan2 yang menjadi sejarah untuk membekali generasi sekarang dengan berbagai macam ragam cerita kolonial dan napak tilas dari jaman sebelum dan setelah Proklamasi Kemerdekaan RI.
Bahasa Sepur dalam bahasa Jawa yang berarti Kereta. Dalam tulisan bahasa Belanda yaitu Spoorwrg Maatschappy atau Indonesianya adalah Kereta Api. hehe
Berikut saya tampilkan berbagai sudut dari Lawang Sewu. Masih amatir sih dalam mengambil gambar, tapi akan belajar terus, karena cukup suka dengan Fotografi.
Suasana di dalam Museum, banyak cerita sejarah yang tersajikan disini ...
Ini Gedung Uka-uka, terlihat Lorong2 yang terasa mencekam #lebai
Naaah sebagai tempat wisata, pasti ada tempat untuk menjual cenderamata seperti gantungan kunci, kaos dan pernak pernik lainnya. Spot ini terdapat di sudut belakang kiri dari Gedung Lama atau tempat Uka2 diselenggarakan. Hehehe
Terakhir karena bagus, maka kami juga narsis berfoto dengan background ini. This photo taken by driver.
Sebelumnya saya ucapkan Selamat Menempuh Hidup Baru terlebih dahulu kepada teman saya Adisty dan Mas Helmi. Semoga selalu dilimpahkan banyak pelajaran hidup, kebahagiaan dan semakin ditambah Keimanan dan Ketakwaannya. Aamiin ya Rabbal alamin...
Doakan saya juga semoga bisa cepat menyusul yaaa ,,, Hehehe
Ini dia kedua mempelai ^_^
Mari melihat Semarang dengan beberapa tempat wisatanya ... ^_^. Dimulai dengan tujuan pertama yaitu Lawang Sewu. Pilihan yang katanya kalau pada malam hari menjadi tempat untuk ajang Uka-uka, akhirnya saya bersama teman-teman memutuskan untuk datang kesana pada saat hari masih bersama sinar mentari.
Lawang sewu sendiri adalah museum Kereta api peninggalan jaman Belanda. Cukup membayar tiket sebesar Rp 10.000,- kita sudah dapat masuk ditemani dengan Guide. Sebenarnya dari sepanjang perjalanan Belanda menjajah Indoensia, banyak sekali peninggalan2 yang menjadi sejarah untuk membekali generasi sekarang dengan berbagai macam ragam cerita kolonial dan napak tilas dari jaman sebelum dan setelah Proklamasi Kemerdekaan RI.
Bahasa Sepur dalam bahasa Jawa yang berarti Kereta. Dalam tulisan bahasa Belanda yaitu Spoorwrg Maatschappy atau Indonesianya adalah Kereta Api. hehe
Berikut saya tampilkan berbagai sudut dari Lawang Sewu. Masih amatir sih dalam mengambil gambar, tapi akan belajar terus, karena cukup suka dengan Fotografi.
Suasana di dalam Museum, banyak cerita sejarah yang tersajikan disini ...
Gambaran Tiket pada waktu itu, persis seperti tiket saat main di Game Zone ...
Ini Gedung Uka-uka, terlihat Lorong2 yang terasa mencekam #lebai
Naaah sebagai tempat wisata, pasti ada tempat untuk menjual cenderamata seperti gantungan kunci, kaos dan pernak pernik lainnya. Spot ini terdapat di sudut belakang kiri dari Gedung Lama atau tempat Uka2 diselenggarakan. Hehehe
Terakhir karena bagus, maka kami juga narsis berfoto dengan background ini. This photo taken by driver.
Setelah mengahdiri pernikahan dan berkunjung ke Lawang Sewu, maka cerita perjalanan hari pertama di Kota Semarang sampai disini ^_^. Ditutup dengan makan malam disekitar Simpang Lima menjadi pilihan alternatif, selain murah meriah disini juga bersih dan suasananya cukup nyaman.
Lanjut hari kedua atau hari terakhir ...
Saya bersama teman-teman berkunjungan ke Bandungan, Kuil Sam Poo Koong dan Masjid Agung.
Ini dia Bandungan, seperti namanya tempat ini menyajikan pemandangan alam yang indah ditambah udara yang sejuk dan bersih. Tiket masuk sebesar Rp 4.000,- dan akan ada tiket masuk lagi jika akan mengunjungi tempat pemaindian dan area OutBond. Bagi yang ingin menguji Adrenalin disini tersedia banyak, salah satunya Flying Fox yang katanya merupakan yang tertinggi di Asia, biayanya pun terjangkau sekitar Rp 20.000 - Rp 30.000,-
Dan bagi yang ingin berswisata Rohani atau pun menjalankan ibadah sholat bisa berkunjung ke Masjid Agung. Biasanya pilar-pilar payung akan terbuka saat sholat Jum'at atau Ibadah Hari Raya.
Lanjut hari kedua atau hari terakhir ...
Saya bersama teman-teman berkunjungan ke Bandungan, Kuil Sam Poo Koong dan Masjid Agung.
Ini dia Bandungan, seperti namanya tempat ini menyajikan pemandangan alam yang indah ditambah udara yang sejuk dan bersih. Tiket masuk sebesar Rp 4.000,- dan akan ada tiket masuk lagi jika akan mengunjungi tempat pemaindian dan area OutBond. Bagi yang ingin menguji Adrenalin disini tersedia banyak, salah satunya Flying Fox yang katanya merupakan yang tertinggi di Asia, biayanya pun terjangkau sekitar Rp 20.000 - Rp 30.000,-
Bagi yang berkeliling dengan Kuda pun juga tersedia disini dengan harga sekitar Rp 25.000,- dengan waktu tertentu.
Ini dia kuil nya, aktif digunakan sebagai tempat ibadah menjadikan tempat ini cukup terawat. Biaya masuk disini Rp 4.000,-. Pemandangannya cukup apik untuk mengambil gambar.
Dan bagi yang ingin berswisata Rohani atau pun menjalankan ibadah sholat bisa berkunjung ke Masjid Agung. Biasanya pilar-pilar payung akan terbuka saat sholat Jum'at atau Ibadah Hari Raya.
Nah ini dia serangkaian perjalanan saya selama 2 hari di Kota Semarang. Next, bisa mengunjungi tempat lain dengan suasana dan cerita berbeda. ^_^



No comments:
Post a Comment